Author Archives: Hendi Setiyanto

Ibu Sumirah dan Batiknya

Berada di ujung barat Banjarnegara, Desa Panerusan Wetan masuk dalam Kecamatan Susukan. Sebuah Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyumas di sebelah barat. Jalur yang saya lewati pun berada pada jalan provinsi. Membentang dari Banyumas-Banjarnegara hingga Semarang.

Saya sebenarnya pernah dua kali berkunjung ke desa yang penuh dengan potensi dan budaya ini. Beberapa waktu yang lalu pernah mengikuti acara tahunan yaitu Nyadran Gede dan Festival Ujungan. Keduanya berada di Desa Gumelem Wetan dan Kulon. Bertetanggaan dengan Desa Panerusan Wetan dan Kulon. Keempatnya sama-sama menjadi sentra batik khas Banjarnegara. Continue reading

Apa Kabar Mustika Keramik Klampok?

Terakhir kali menginjakkan kaki di Mustika Keramik Klampok beberapa tahun yang lalu bersama Faizal Arif Santosa, salah seorang blogger yang saya kenal karena famtrip. Kini saya sudah di sini, di tempat ini kembali. Romansa kembali terulang. Kembali bersama teman-teman baru dari berbagai daerah dan ragam profesi.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara lah yang membawa saya ke sini. Semuanya masih sama, berhenti pada jalanan lebar yang menghubungkan Banjarnegara dengan Purwokerto hingga Semarang. Pun dengan kondisi di kanan kirinya berupa deretan kios-kios yang memajang hasil karya keramik beraneka bentuk dan ukuran. Semuanya masih sama, masih sepi saja.

Cerita mengenai kunjungan ke Mustika Keramik Klampok, sejarah berdirinya hingga bertahan detik ini, sudah saya tulis lengkap di sini.

Continue reading

pasar lodra jaya

Menilik Rintisan Pasar Wisata Lodra Jaya

Saat sekarang ini, berwisata seakan menjadi sebuah kebutuhan setiap akhir pekannya. Berbagai macam tempat wisata buatan, alam, edukasi, dll selalu dipenuhi oleh para wisatawan. Dengan memanfaatkan generasi milenial yang haus akan eksistensi di sosial media maka pemerintah seakan sedang gencar untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara. Destinasi-destinasi wisata baru pun bermunculan.

Lebih spesifik lagi, kini banyak bermunculan pasar-pasar tematik tradisional di wilayah Jawa Tengah. Sebut saja Pasar Papringan di Temanggung, Pasar Karetan di Kendal, Pasar Kumandang di Wonosobo. Kesemuanya menyasar generasi milenial dan pemerintah menyebutnya sebagai rintisan destinasi wisata digital. Memanfaatkan sosial media untuk mempopulerkan pasar-pasar tadi.

Baca juga cerita mengenai Pasar Manis di sini. Continue reading

Yuk, Berwisata di Sekitar Kota Banjarnegara

Dengan berkembangnya destinasi-destinasi wisata di Indonesia saat ini, hampir tiap kabupaten seakan berlomba-lomba untuk menawarkan sesuatu yang menarik untuk dikunjungi. Setelah sebelumnya saya mengulas wisata Dieng kini bergeser yang dekat dengan pusat kota Banjarnegara.

Baca juga tulisan tentang “Kenapa Harus Dieng?”

Sebenarnya ada beberapa destinasi wisata yang sudah cukup terkenal di sekitar kota Banjarnegara, sebut saja seperti TRMS Seruling Mas (Taman Rekreasi Marga Satwa), Rafting di PIKAZ (Pinggir Kali Serayu), dan juga yang baru yaitu Wisata Tampo Mas.

Nah, masih dalam rangkaian Famtrip Eksplor Wisata Banjarnegara 2018 bersama blogger dan media, kami pun diajak berkeliling menikmati wisata di sekitar kota Banjarnegara. Berikut di antaranya: Continue reading

Dieng Lagi? Mengapa Tidak?

Judul tulisan di atas sepertinya menunjukan reaksi atas seseorang saat diajak ke Dataran Tinggi Dieng. Reaksi yang bisa saja berbeda saat di awal-awal namun setelah berkesempatan merasakan kembali pengalaman di sana, bisa saja justru sebaliknya, mengapa tidak?

Saya bahkan mendapatkan respon-respon yang positif, penasaran dari orang-orang yang sama sekali belum pernah menginjakan kaki di tanah dewa ini. Sebut saja salah seorang teman yang tinggal di Jakarta, ia berujar jika rasanya belum sah kalau sudah traveling ke sana ke mari namun belum pernah sekalipun mencoba mengeksplor Dieng. Continue reading