Cara Mengurus STNK dan TNKB Baru di Kantor SAMSAT

Tinggal di desa, sepeda motor menjadi salah satu sarana transportasi yang paling bisa diandalkan. Hampir semua tempat wisata yang saya datangi rata-rata ditempuh menggunakan sepeda motor. Selain hemat waktu, irit dan punya waktu yang leluasa, sepeda motor seakan menjadi sebuah kebutuhan dalam keseharian.

Untuk terus mendukung hobi menulis dan jalan-jalan, tentu wajib hukumnya untuk selalu merawat sepeda motor secara berkala dan juga surat-surat penting kendaraan. Tak lupa pajak yang harus dibayar setiap tahunnya. Kesemuanya agar saat di jalan raya, hati bisa nyaman dan tinggal fokus berkendara saja. Bukan karena takut terkena tilang, tapi lebih ke kesadaran diri sendiri.

Jadi ceritanya di bulan Desember akhir tahun ini masa berlaku STNK kendaraan bermotor saya sudah habis. Rasanya sudah menjadi kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia yang baik untuk membayar pajak.  

Selain itu kendaraan ini sudah menemani saya berkeliling ke seluruh pelosok Banjarnegara dan juga mencari bahan tulisan di blog ndayeng. Jadi jangan mau enaknya saja, atau hak-nya saja tapi juga kewajibannya ditunaikan.

Karena seringnya saya lupa mengenai persyaratan apa saja yang dibutuhkan untuk memperpanjang STNK maupun membayar pajak tahunan maka saya berinisiatif untuk menuliskannya di blog ini. Tujuannya agar menjadi pengingat saya pribadi sehingga tidak perlu mencari informasi atau bertanya kepada orang lain setiap kali akan mengurus perpanjangan maupun mengganti STNK, TNKB yang baru.

Oh ya mungkin ada yang belum tahu kepanjangan dari STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor/pelat nomor).

Langsung saja, pertama yang terpenting adalah jika jarak rumah anda dari lokasi Kantor SAMSAT, lumayan jauh, pastikan untuk datang sepagi mungkin untuk menghindari antrean yang terlalu lama.

gedung samsat kab.banjarnegara l sumber: dokumentasi pribadi

Alamat lengkap SAMSAT ( Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Banjarnegara:

JL. S. Parman, No. 143, Parakancanggah, Kec. Banjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah 53412

Siapkan berkas-berkas mulai dari:

  1. STNK, yang asli dan fotokopi rangkap 1
  2. BPKB, yang asli jika ada dan fotokopi rangkap 1
  3. Jika BPKB dalam jaminan Bank, bisa menggunakan surat keterangan dalam masa jaminan
  4. KTP asli sesuai nama yang tertera di STNK dan BPKB, fotokopi rangkap 1

Kesemua berkas tadi dimasukan ke dalam stopmap dan diklip agar rapi

Jika kendaraan digunakan untuk jaminan bank maka BPKB asli tadi bisa diganti dengan surat keterangan dari bank yang menyatakan bahwa kendaraan sedang dalam proses jaminan. Ditambah juga dengan fotokopi BPKB rangkap satu.

persyaratan yang tertampang di loket l sumber foto: dokumentasi pribadi

Hal berikutnya pastikan anda memarkirkan kendaraan anda tak jauh dari lokasi cek fisik, tunggulah hingga petugas datang dan segeralah mendekat ke kendaraan anda. Oh ya, bawalah kendaraan yang memang hendak digunakan untuk mengurus pergantian STNK dan TNKB karena akan dicek nomor rangka dan mesinnya.

carilah loket tempat cek fisik kendaraan dan parkirkan kendaraan di sekitarnya l sumber foto: dokumentasi pribadi

Setelah nomor rangka dan nomor mesin telah digesek oleh petugas, pastikan persyaratan yang sudah disiapkan dari rumah dimasukkan ke dalam stopmap dan juga ditempeli hasil gesekan rangka mesin tadi dan diserahkan ke petugas di loket cek fisik.

proses cek fisik kendaraan yang dilakukan oleh satu orang petugas l sumber foto: dokumentasi pribadi

Pas saya ke sini, ternyata tidak harus menunggu loket dibuka karena sedari tadi mengantre di depan loket eh ternyata petugasnya sudah mulai mengecek kendaraan yang diparkir tak jauh dari lokasi loket cek fisik. Jadi siapa yang paling dekat dengan lokasi ya diprioritaskan untuk diperiksa dan tidak memakai nomor antrean.

Tunggu hingga nama anda dipanggil kemudian berlanjut menuju ke loket pengambilan formulir pembayaran pajak kendaraan. Masih sama persyaratannya yaitu dengan membawa stopmap yang berisi persyaratan tadi.

loket pencetakan formulir l sumber foto: dokumentasi pribadi

Selanjutnya ambil nomor antrean untuk menunggu proses pendaftaran hingga nama anda dipanggil sekali lagi pastikan persyaratan yang sudah disiapkan tadi masih tertata rapi di dalam stopmap. Oh ya lokasi loket tadi berada di luar gedung semuanya kecuali untuk loket pendaftaran pajak STNK, pembayaran dan juga penyerahan STNK. Ini dalam satu gedung.

nomor antrean l sumber foto: dokumentasi pribadi

Setelah proses pendaftaran, bergeser lagi menuju loket pembayaran pajak anda dengan berpedoman pada nomor antrean yang pertama kali anda ambil. Tunggulah hingga nomor antrean anda dipanggil dan menyerahkan nominal pembayaran yang diminta oleh petugas.

menunggu panggilan loket pendaftaran l sumber foto: dokumentasi pribadi

loket pendaftaran l sumber foto: dokumentasi pribadi

Lanjut lagi ke proses penyerahan STNK dan juga tanda bukti lunas untuk mengambil TNKB. Pastikan nama dan identitas yang tertera pada STNK sesuai dengan milik anda.

loket pembayaran l sumber foto: dokumentasi pribadi

bukti pembayaran pajak l sumber foto: dokumentasi pribadi

Lalu berapa total biaya yang harus dibayar? dari rincian di atas sebagai berikut:

  1. PKB (pajak kendaraan bermotor) Rp128,000
  2. SWDKLLJ (sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas) Rp35,000
  3. Biaya administrasi STNK Rp100,000
  4. Biaya administrasi TNKB Rp60,000

Total yang harus dibayar sebesar Rp321,000

Catatan: jadi setiap orang ternyata membayar semacam asuransi kecelakaan yang bisa diklaim ke Jasa Raharja dengan syarat dan ketentuan yang berlaku (amit-amit jangan sampai kejadian)

Berikutnya adalah dengan berbekal surat tanda bukti tadi, anda langsung menuju ke ruangan yang khusus digunakan untuk mencetak TNKB. Serahkan surat tanda bukti dan juga STNK yang baru saja anda terima kepada petugas. Jangan lupa untuk mengisi data seperti nama tanggal nomor plat nomor dan juga tanda tangan.

menunggu cetak TNKB l sumber foto: dokumentasi pribadi

Tak Butuh Waktu sampai 10 menit TNKB anda sudah jadi dan proses pun selesai. Namun jika kondisi cat pada TNKB masih terlihat basah, bisa juga dijemur di panas terik matahari sebentar hingga kering.

Yang cukup menyita waktu adalah pas menunggu loket cek fisik dan petugasnya datang atau dimulai, sampai sedikit menggerutu karena sudah datang pagi-pagi sekali tapi belum buka-buka sementara loket yang lain sudah sedari tadi mulai buka dan melayani orang-orang.

Kini membayar pajak kendaraan sudah terbilang sangatlah mudah prosesnya pun cepat dan tidak berbelit-belit selain itu juga sudah sudah tidak ada lagi pungutan liar.

Dulu sempat merasakan zaman-zamannya banyak calo, pungutan liar dll. Syukurlah setelah beberapa kali disidak langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, semuanya berbenah dan menjadi lebih baik hingga sekarang.

Selanjutnya untuk membayar pajak tahunan, anda bisa menuju ke Kecamatan masing-masing karena kini sudah ada fasilitas SAMSAT MOBILE. Jadi kendaraan dari SAMSAT daerah datang ke Kecamatan setiap minggunya sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Yang terakhir pastikan sebelum anda mengurus sesuatu cek dulu kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan agar tidak bolak-balik apalagi bagi yang rumahnya jauh dari kantor.

Dan yang paling penting, segala sesuatu sebaiknya diurus sendiri agar tahu bagaimana alurnya hingga prosesnya dan jangan mau mengandalkan calo. Hari gini gitu loh…

Terima kasih semoga bermanfaat.

6 thoughts on “Cara Mengurus STNK dan TNKB Baru di Kantor SAMSAT

  1. Johanes Anggoro

    Kalo untuk pajak satu tahunan, sekarang sudah ada aplikasi SAKPOLE mas khusus untuk provinsi Jawa Tengah.
    Tapi ttp nanti dicetak di Samsat terdekat ga perlu antri lagi 😀

    Aku paling males berurusan dg birokrasi apalagi yg ribet. Untungnya sekarang serba online, mungkin nanti disusul pembuatan/perubahan data e-KTP, KK, dll seharusnya bisa langsung jadi hari itu juga.
    Kasian kan kalo harus bolak balik ngurus.

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      kalau yang tahunan sih tinggal melipir selemparan kolor dekat rumah cuma ini kan karena harus ganti stnk dan tnkb.
      beeeuhh ngalamin zaman2 jahiliyah dulu, banyak pungli dll, untunglah setelah disidak langsung sama pak ganjar sekarang benar2 berubah.
      eh iya tahun depan donlot ah tuh aplikasi…

      Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      alhamdulillah sekarang perubahannya drastis, tinggal kita sebagai pengguna jasa juga jangan mau mengandalkan calo jika ada, mending urus sendiri, lebih jelas…

      Reply
  2. aji sukma

    Aku uda lama ga pajak 5th an. Terakhir krn males ngurusin, motor kujual 3 blm sebelum pajak saking malesnya ngurus. wkwkwkwk tp skarang sih uda ga seribet dl ya. Ruangannya lebih nyaman & gak ngantri seharian jg.

    Reply

Leave a Reply to Johanes Anggoro Cancel reply