Santai-Santai di Bukit Berahu

Ada begitu banyak pantai-pantai cantik berpasir putih yang bisa dikunjungi saat berkesempatan menginjak tanah Belitong.

Kali ini saya dan teman-teman rombongan (Pemenang Trip KitaINA) berkesempatan mengunjungi sebuah pantai sepi yang tidak terlalu luas namun cukup romantis.

Akses menuju pantai ini pun lumayan unik. Karena pantai tentu di pinggiran letaknya, akses ke sana harus ditempuh dengan jalanan yang menanjak.

Mobil yang kami kendarai harus melewati jalanan yang menanjak dan berakhir di sebuah bukit dengan pepohonan yang rindang. Setelah memarkirkan mobil, kami bergegas menuju bibir pantai.

Lain dari yang lain, sebelum benar-benar berada di pinggir pantai, kami harus melewati puluhan anak tangga yang menurun. Langit sudah mulai meredup pertanda matahari tenggelam akan segera tiba beberapa puluh menit lagi.

Saat sudah berada di pinggiran pantai. Pengunjung disuguhi 2-3 buah rumah panggung yang bisa disewa untuk menginap entah itu untuk bulan madu dll. Benar-benar syahdu dan sepi, cocok sekali ke sini dengan pasangan masing-masing.

bermain ayunan

Pada halaman penginapan tadi, terdapat pasir putih halus dan begitu bersih, ombak landai dan juga beberapa ayunan yang bisa dimainkan dengan pasangan masing-masing.

ayunan

cobalah main ayunan dengan pasanganmu : )

Beberapa pepohonan yang ada di pinggiran pantai menambah rindang suasana sore itu. Dari kejauhan terlihat kapal kecil milik nelayan yang hendak pulang selepas mencari ikan di laut.

pantai berahu

Ah benar-benar pemandangan seperti yang ada di lukisan-lukisan alam tapi ini nyata.

Tak perlu banyak aktivitas saat ke sini. Tinggal jalan kaki dengan bertelanjang (kaki) menikmati suara lirih ombak, bersentuhan langsung dengan kasar dan halusnya pasir putih.

daun

pasir di pantai ini sangat halus bak tepung

Awan bak kapas pun terlihat sebelum nanti berganti menjadi merah merona berganti sinaran matahari yang hendak pulang ke peraduannya. Namun sayang mataharinya malu-malu ternyata maka hasilnya tak seperti yang diinginkan.

Duduk-duduk di pinggiran bebatuan, melihat pasangan yang sedang berfoto. Bule-bule (saat kami ke sini hanya ada sepasang) yang bergandengan tangan sambil berjalan kaki atau hanya sekedar mengumpulkan dedaunan yang berguguran sambil difoto, ah indah rasanya.

siluet

Yang ditunggu tiba, walaupun matahari tenggelamnya tak secerah saat di Pantai Tanjung Pendam, namun suasana sepinya ini sangat cocok sekali dan jadi terkesan eksklusif.

Menikmati keindahan memang terasa begitu cepat saja dan tak berapa lama langit makin gelap, pertanda kami harus segera kembali ke mobil.

sunset berahu

Ya, kami hanya bersantai-santai saja menunggu langit meredup dan sesekali bercanda satu sama lain. Beberapa orang ada yang sibuk foto-foto hingga ada yang bikin vlog.

Jangan lupakan barisan anak tangga di depan yang bikin ngos-ngosan hehehe. Ya kami benar-benar pergi meninggalkan pantai ini sebelum perut ini makin berontak karena sudah kelaparan.

Saat sudah benar-benar gelap, kami mampi ke sebuah restoran yang berkonsep di luar ruangan dengan lampu temaram, ah romantis.

Menunya memang didominasi ayam bakar, goreng dengan sambel pedasnya dan juga Es Jeruk Kunci khas Belitong namun suasana kebersamaannya tak ternilai harganya.

Jangan lupakan berbagi makanan dengan beberapa kucing yang ikutan juga nimbrung di bawah meja dan terus saja mengeong sambil mengelus-ngelus kaki pengunjung dengan bulunya yang lembut.

Ahhh hari yang indah dan ditutup dengan perut kenyang, bahagia rasanya.

 

14 thoughts on “Santai-Santai di Bukit Berahu

    1. Hendi Setiyanto Post author

      hooh ga perlu macem2 cukup duduk manis menikmati apa yang ada sudah cukup

      Reply
  1. BaRTZap

    Jadi gak menginap di pantai ini ya Hen?
    Kalau Es Jeruk Kunci itu maksudnya gimana Hen? Memang namanya Jeruk Kunci kah?

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      ga nginep, bentar banget di sininya, iya nama jeruk khas sono maksudnya

      Reply
  2. Andrie Kristianto

    Wuuuihhh di belitung :D, kapan kapan kerumah dong… saya di Air Merbau tanjungpandan belitung wuehehe ;D

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      lah….telat banget yak…ini perjalanan tahun 2017 hahaha tapi salam kenal yak

      Reply
  3. febridwicahya

    Itu kayaknya kalau nginep di penginapan yang disana, bagus yaa pemandangan pantainya pas pagi :’ malem denger suara deburan ombaaak.

    AAAH MAU HANIMUN DISANA AAAH WGWG šŸ˜€

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      iyak emang cocok untuk pasangan2 gitu, sayangnya kami kan sebentar doang di sana hiks

      Reply
  4. Fanny Fristhika Nila

    Waaahh aku ga ke pantai ini pas di belitung. Bagus banget yaaaa.. Sepi pula kayaknya.. Paking sebel kalo liat pantai yg udh terlalu rame soalnya mas :p

    Reply
    1. Hendi Setiyanto Post author

      yang ini cocok deh untuk nginep bareng keluarga atau pasangan gitu

      Reply

Leave a Reply to febridwicahya Cancel reply